RSS

seberapa pentung mata kuliah pendidikan kewarganegaraan bagi mahasiswa


BAB 1

Latar Belakang,Maksud dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan
Pada hakekatnya pendidikan adalah upaya sadar dari suatu masyarakat dan pemerintah suatu negara untuk menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi penerusnya.Selaku warga masyarakat,warga bangsa dan negara,secara berguna dan bermakna serta mampu mengantisipasi hari depan mereka yang selalu berunah dan selalu terkait dengan konteks dinamika budaya,bangsa,negara dan hubungan international,maka pendidikan tinggi tidak dapat mengabaikan realita kehidupan yang mengglobal yang digambarka sebagai perubahan kehidupan yang penuh dengan paradoksal dan ketidak keterdugaan.
Dalam kehidupan kampus di seluruh perguruan tinggi indonesia,harus dikembangkan menjadi lingkungan ilmiah yang dinamik,berwawasan budaya bangsa,bermoral keagamaan dan berkepribadian indonesia.Untuk pembekalan kepada para mahasiswa di indonesia berkenaan dengan pemupukan nilai-nilai,sikap dan kepribadian,diandalkan kepada pendidikan pancasila,Bela Negara,Ilmu Sosial Dasar,Ilmu Budaya Dasar dan Ilmu Alamiah Dasar sebagai latar aplikasi nilai dalma kehidupan,yang disebut Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK).
Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan
1. Perjalanan panjang sejarah Bangsa Indonesia sejak era sebelum dan selama penjajahan ,dilanjutkan era merebut dan mempertahankan kemerdekaan sampai dengan mengisi kemerdekaan,menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda-beda sesuai dengan zamannya. Kondisi dan tuntutan yang berbeda-beda diharap bangsa Indonesia berdasarkan kesamaan nilai-nulai kejuangan bangsa yang dilandasi jiwa,tekad dan semangat kebangsaan. Semangat perjuangan bangsa yang tidak mengenal menyerah harus dimiliki oleh setiap warga negara Republik Indonesia.
2. Semangat perjuangan bangsa mengalami pasang surut sesuai dinamika perjalanan kehidupan yang disebabkan antara lain pengaruh globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan IPTEK, khususnya dibidang informasi, Komunikasi dan Transportasi, sehingga dunia menjadi transparan yang seolah-olah menjadi kampung sedunia tanpa mengenal batas negara. Kondisi yang demikian menciptakan struktur kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia serta mempengaruhi pola pikir, sikap dan tindakan masyarakat Indonesia.
3. Semangat perjuangan bangsa indonesia dalam mengisi kemerdekaan dan menghadapi globalisasi. Warga negara Indonesia perlu memiliki wawasan dan kesadaran bernegara,sikap dan perilaku, cinta tanah air serta mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi utuh dan tegaknya NKRI.
Maksud dan Tujuan
a. Maksud
Untuk memberikan pengertian kepada mahasiswa tentang pengetahuan dan kemampuan dasar berkenaan dengan hubungan antara warga negara dengan negara serta PPBN sebagai bekal, agar menjadi warga negara yang dapat diandalkan oleh bangsa dan negara.
b. Tujuan
  1. Agar para mahasiswa memahami dan mampu melaksanakan hak dan kewajibannya secara santun, jujur dan demokratis serta ikhlas.
  2. Memupuk sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan, patriotisme, cinta tanah air dan rela berkorban bagi bangsa dan negara.
  3. Menguasai pengetahuan dan memahami aneka ragam masalah dasar kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang akan diatasi dengan pemikiran berdasarkan Pancasila, Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional secara kritis dan betanggung jawab.
C.Ruang Lingkup
  • Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
    1.Persatuan dan Kesatuan bangsa,meliputi:Hidup rukun dalam perbedaan,Cinta lingkungan,Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia,Sumpah Pemuda,Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,Partisipasi dalam pembelaan negara,Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,Keterbukaan dan jaminan keadilan
    2.Norma,hukum dan peraturan,meliputi:Tertib dalam kehidupan keluarga,Tata tertib di sekolah,Norma yang berlaku di masyarakat,Peraturan-peraturan daerah,Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,Sistim hukum dan peradilan nasional,Hukum dan peradilan internasional
    3.Hak asasi manusia meliputi:Hak dan kewajiban anak,Hak dan kewajiban anggota masyarakat,Instrumen nasional dan internasional HAM,Pemajuan,penghormatan dan perlindungan HAM
BAB 2
Setiap kali kita mendengar kata kewarganegaraan, secara tidak langsung otak merespon dan mengaitkan kewarganegaraan dengan pelajaran kewarganegaraan pada saat sekolah, dan mata kuliah kewarganegaraan pada saat kita kuliah. Bisa jadi kata kewarganegaraan di dalam memori otak tersimpan kuat karena setiap tahun dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas ada pelajaran kewarganegaraan yang harus dipelajari, dan ternyata saat kuliah juga ada. Dan di dalam bangku perkuliahan kita akan mempelajari lebih dalam seberapa pentingnya pendidikan kewarganegaraan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pendidikan Kewarganegaraan menjadi mata pelajaran setelah terpecah dari PPKn ataupun Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Pada awalnya di gabung menjadi satu, karena isi dari Pendidikan Kewarganegaraan sendiri besumber dari Pancasila itu sendiri. Selanjutnya di pecah menjadi mata pelajaran sendiri karena Pendidikan Kewarganegaraan dianggap penting untuk di ajarkan kepada siswa dan dalam Pendidikan Kewarganegaraan diajarkan materi kewarganegaraan yang lebih luas dan tidak hanya bersumber langsung dari Pancasila. Mempelajari Pendidikan Kewarganegaraan bagi sebagian mahasiswa tidak ubahnya mempelajari Pancasila tahap dua, atau bahkan tidak jauh berbeda dengan Pendidikan Moral Pancasila dan Sejarah Bangsa. Beberapa materinya memang berkaitan ataupun sama. Itulah mengapa Pendidikan kewarganegaraan selalu “dianak tirikan” dalam percaturan dunia pendidikan. Menurut orang kebanyakan, lebih penting belajar matematika daripada PKn.
Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah mewujudkan warga negara sadar bela negara berlandaskan pemahaman politik kebangsaan, dan kepekaan mengembangkan jati diri dan moral bangsa dalam perikehidupan bangsa.
Mahasiswa adalah bibit unggul bangsa yang di mana pada masanya nanti bibit ini akan melahirkan pemimpin dunia. Karena itulah diperlukan pendidikan moral dan akademis yang akan menunjang sosok pribadi mahasiswa. Kepribadian mahasiswa akan tumbuh seiring dengan waktu dan mengalami proses pembenahan, pembekalan, penentuan, dan akhirnya pemutusan prinsip diri. Negara, masyarakat masa datang, diperlukan ilmu yang cukup untuk dapat mendukung kokohnya pendirian suatu Negara.
Negara yang akan melangkah maju membutuhkan daya dukung besar dari masyarakat, membutuhkan tenaga kerja yang lebih berkualitas, dengan semangat loyalitas yang tinggi. Negara didorong untuk menggugah masyarakat agar dapat tercipta rasa persatuan dan kesatuan serta rasa turut memiliki. Masyarakat harus disadarkan untuk segera mengabdikan dirinya pada negaranya, bersatu padu dalam rasa yang sama untuk menghadapi krisis budaya, kepercayaaan, moral dan lain-lain. Negara harus menggambarkan image pada masyarakat agar timbul rasa bangga dan keinginan untuk melindungi serta mempertahankan Negara kita. Pendidikan kewarganegaraan adalah sebuah sarana tepat untuk memberikan gambaran secara langsung tentang hal-hal yang bersangkutan tentang kewarganegaraan pada mahasiswa.
Pendidikan kewarganegaraan sangat penting. Dalam konteks Indonesia, pendidikan kewarganegaraan itu berisi antara lain mengenai pruralisme yakni sikap menghargai keragaman, pembelajaran kolaboratif, dan kreatifitas. Pendidikan itu mengajarkan nilai-nilai kewarganegaraan dalam kerangka identitas nasional.
Seperti yang pernah diungkapkan salah satu rektor sebuah universitas, “tanpa pendidikan kewarganegaraan yang tepat akan lahir masyarakat egois. Tanpa penanaman nilai-nilai kewarganegaraan, keragaman yang ada akan menjadi penjara dan neraka dalam artian menjadi sumber konflik. Pendidikan, lewat kurikulumnya, berperan penting dan itu terkait dengan strategi kebudayaan.”
Beliau menambahkan bahwa ada tiga fenomena pasca perang dunia II,yaitu :
  • Fenomena pertama, saat bangsa-bangsa berfokus kepada nation-building atau pembangunan institusi negara secara politik. Di Indonesia, itu diprakarsai mantan Presiden Soekarno. Pendidikan arahnya untuk nasionalisasi.
  • Fenomena kedua, terkait dengan tuntutan memakmurkan bangsa yang kemudian mendorong pendidikan sebagai bagian dari market-builder atau penguatan pasar dan ini diprakarsai mantan Presiden Soeharto.
  • Fenomena ketiga, berhubungan dengan pengembangan peradaban dan kebudayaan. Singapura, Korea Selatan, dan Malaysia sudah menampakkan fenomena tersebut dengan menguatkan pendidikannya untuk mendorong riset, kajian-kajian, dan pengembangan kebudayaan.
Hakikat pendidikan kewarganegaraan adalah upaya sadar dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara dengan menumbuhkan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara, demi kelangsungan kehidupan dan kejayaan bangsa dan negara. Sehingga dengan mencerdaskan kehidupan bangsa, memberi ilmu tentang tata Negara, menumbuhkan kepercayaan terhadap jati diri bangsa serta moral bangsa, maka takkan sulit untuk menjaga kelangsungan kehidupan dan kejayaan Indonesia.
Kompetensi yang diharapkan dari mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan antara lain agar mahasiswa mampu menjadi warga negara yang memiliki pandangan dan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi dan HAM, agar mahasiswa mampu berpartisipasi dalam upaya mencegah dan menghentikan berbagai tindak kekerasan dengan cara cerdas dan damai, agar mahasiswa memilik kepedulian dan mampu berpartisipasi dalam upaya menyelesaikan konflik di masyarakat dengan dilandasi nilai-nilai moral, agama, dan nilai-nilai universal, agar mahasiwa mampu berpikir kritis dan objektif terhadap persoalan kenegaraan, HAM, dan demokrasi, agar mahasiswa mampu memberikan kontribusi dan solusi terhadap berbagai persoalan kebijakan  publik, agar mahasiswa mampu meletakkan nilai-nilai dasar secara bijak (berkeadaban).
Pendidikan Kewarganegaraan lah yang mengajarkan bagaimana seseorang menjadi warga negara yang lebih bertanggung jawab. Karena kewarganegaraan itu tidak dapat diwariskan begitu saja melainkan harus dipelajari dan di alami oleh masing-masing orang. Apalagi negara kita sedang menuju menjadi negara yang demokratis, maka secara tidak langsung warga negaranya harus lebih aktif dan partisipatif. Oleh karena itu kita sebagai mahasiswa harus memepelajarinya, agar kita bisa menjadi garda terdepan dalam melindungi negara. Garda kokoh yang akan terus dan terus melindungi Negara walaupun akan banyak aral merintang di depan.
Kita semua tahu bahwa Pendidikan Kewarganegaraan mengajarkan bagaimana warga negara itu tidak hanya tunduk dan patuh terhadap negara, tetapi juga mengajarkan bagaimana sesungguhnya warga negara itu harus toleran dan mandiri. Pendidikan ini membuat setiap generasi baru memiliki ilmu pengetahuan, pengembangan keahlian, dan juga pengembangan karakter publik. Pengembangan komunikasi dengan lingkungan yang lebih luas juga tecakup dalam Pendidikan Kewarganegaraan. Meskipun pengembangan tersebut bisa dipelajari tanpa menempuh Pendidikan Kewarganegaran, akan lebih baik lagi jika Pendidikan ini di manfaatkan untuk pengambangan diri seluas-luasnya.
Rasa kewarganegaraan yang tinggi, akan membuat kita tidak akan mudah goyah dengan iming-iming kejayaan yang sifatnya hanya sementara. Selain itu kita tidak akan mudah terpengaruh secara langsung budaya yang bukan berasal dari Indonesia dan juga menghargai segala budaya serta nilai-nilai yang berlaku di negara kita. Memiliki sikap tersebut tentu tidak bisa kita peroleh begitu saja tanpa belajar. Oleh karena itu mengapa Pendidikan Kewarganegaraan masih sangat penting untuk kita pelajari.
Oleh karena itu Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting manfaatnya, maka di masa depan harus segera dilakukan perubahan secara mendasar konsep, orientasi, materi, metode dan evaluasi pembelajarannya. Tujuannya adalah agar membangun kesadaran para pelajar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan mampu menggunakan sebaik-baiknya dengan cara demokratis dan juga terdidik.

BAB 3
Saran : kita sebagai generasi muda – mudi bangsa harus menjungjung tinggi pendidikan kewarganegaraan.
Sebab,  di pelajaran ini kita dituntut mematuhi norma-norma yang berlaku serta menhormati pancasila sebagai dasar negara.
















BAB 4

DAFTAR ISI :
Diambil dari goggle.

penerapan sim dan contohnya

Banyak organisasi yang ingin membangun sistem Informasi
Manajemennya sendiri, dan telah menyediakan dana yang cukup, tetapi ternyata
usaha tersebut sering kali gagal. Penyebabnya antara lain ialah: struktur
organisasi keseluruhan yang kurang wajar, rencana organisasi keseluruhan yang
belum memadai, personil sistem yang tidak memadai, dan yang terpenting
adalah kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para
manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem
dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.
Sebelum membahas konsep sistem Informasi Manajemen lebih lanjut,
berikut ini akan diberikan definisi ringkas dan formal dari sistem Informasi
Manajemen yaitu: “serangkaian sub-sistem informasi yang menyeluruh dan
terkoordinasi yang secara rasional mampu menstransformasikan data sehingga
menjadi informasi dengan berbagai cara guna meningkatkan produktivitas yang
sesuai dengan gaya dan sifat manajer”.
Dari definisi tersebut ada beberapa point yang perlu diuraikan lebih
lanjut:
a. Sistem Informasi Manajemen memiliki sub-sitem informasi. Sistem Informasi
Manajemen adalah serangkaian sub-sistem, dimana sub-sistem tersebut
mendukung tercapainya sasaran Sistem Informasi Manajemen dan organisasi
sebagian dari sub-sistem berperan hanya dalam satu kegiatan atau lapisan
manajemen, sementara yang lainya berperan ganda.
b. Sistem Informasi Manajemen adalah menyeluruh.
Sebuah Sistem Informasi Manajemen mencakup sistem informasi formal
maupun informal baik yang manual maupun berkomputer. Komponen yang
terpenting dalam Sistem Informasi Manajemen adalah manajer yang
pikirannya akan memproses dan menyebarkan informasi secara berinteraksi
dengan elemen-elemen lain dari Sistem Informasi Manajemen.
c. Sistem Informasi Manajemen adalah terkoordinasi.
Sistem Informasi Manajemen di koordinasikan secara terpusat untuk
menjamamin bahwa data yang di proses dapat di operasikan secara terenca
lan disuatu wilayah meragukan karena tidak adanya alasan, maka
manajer pemasaran mungkin akan menggunakan terminal komputernya untuk
menulis beberapa program perintah yang akan mengeluarkan data penjualan
serta menganalisisnya sesuai dengan kegiatan para wiraniaganya, jenis produk,
jenis pelanggan dengan tujuan untuk penyebab masalahnya. Kini telah ada
sistem perangkat lunak yang bersifat bahasa bertanya (Query Language) yang
dapat di tambahkan pada sebahagian besar komputer sehingga memungkinkan
jenis kegiatan manajerial yang demikian.
“Jarak Sosial" antara manajer dan sistem komputer juga merupakan
masalah interaksi manajer dan mesin. Memang akan ada jarak sosial antara
manajer dan mesin yang memiliki pola pikir pengalaman dan titik kehidupan
yang berbeda, dan ini akan menghambat komunikasi. Walau demikian apabila
manajer dan sistem komputer mencoba berkomunikasi, maka pihak manajerlah
yang harus melakukan upaya menyesuaikan diri, yaitu dalam bentuk
"percakapan" dengan komputer yang harus dilakukan lewat format tertentu.
Biasanya pedoman penggunaan (user manual) komputer menawarkan bantuan
teknis bagi manajer yang memerlukannya untuk memahami hambatan
komunikasi, tetapi hal ini memerlukan waktu bagi manajer untuk berinteraksi
dengan sistem. "Tutorial" program komputer yang membantu dan mendidik
manajer dengan memberikan saran bermanfaat dalam bentuk koreksi atas
kesalahan (error) komunikasi akan dapat mengurangi jarak sosial.
Dimensi lain. dari masalah manajer dalam upaya berkomunikasi dengan
sistem komputer adalah bahwa manajer mengetahui informasi apa yang
diperlukan tetapi tidak mengetahui dimana lokasinya. Setelah lewat beberapa
kali pencarian yang menghabiskan waktu atas data dalam sistem komputer,
biasanya manajer akan berhenti mencoba berinteraksi langsung dengan sistem.
Keadaan demikian kini dapat teratasi karena semakin banyak sistem yang
membantu manajer menemukan lokasi lnformasi yang diperlukannya.
Kecenderungan utama dalam pengembangan sistem tampaknya
bermuara besar pada kemudahan bagi manajer untuk berkomunikasi dengan
komputer, yakni penggunaan "bahasa produktivitas" yang seringkali juga disebut
dengan "bahasa non-prosedural" atau apabila digunakan manajer maka disebut
sebagai "bahasa penopang keputusan manajerial". Bahasa produktivitas adalah
bahasa komputer yang dikembangkan khusus, yang memungkinkan peningkatan
produktivitas pemrograman. Bahasa ini mudah dipelajari dan diterima oleh
manajer sebagai pengguna untuk keperluan mereka. Menggunakan bahasa
demikian akan membuat manajer mampu berinteraksi secara efisien.
Bahasa produktivitas kini menjadi "penjaga" dari era baru. Secara
tradisional, program untuk pengolahan gaji (payroll), akuntansi biaya dan lainlain
telah disiapkan dan dimodifikasi oleh programmer dalam departemen
pengolahan data. Tetapi dewasa ini, periode menunggu untuk program baru
serta penyesuaian (modifikasi) program seperti yang diminta pengguna masih
memerlukan waktu yang relatif lama, hal ini disebabkan masih sedikitnya tenaga
programmer yang terampil. Alternatif yang banyak dipilih kelompok pengguna
adalah mengembangkan program aplikasi lewat cara menguasai bahasa
produktivitas, misalnya dengan jalan mengikuti pelatihan tentang bagaimana
menggunakan program yang bersangkutan.

Pengembangan/Penerapan Sistem Informasi di Perusahaan. Contoh: PT Kokoh Inti Arebama

Penerapan sistem informasi terintegrasi di suatu perusahaan tidaklah semudah yang dibayangkan, terlebih di Indonesia dengan tingkat pembajakan software yang begitu tinggi menyebabkan orang memandang software adalah suatu produk yang sangat murah. Oleh karena itu jika suatu perusahaan ingin membuat suatu sistem informasi terintegrasi biasanya mereka akan terkejut dengan harganya yang dianggap terlalu mahal dan segera membatalkan rencana tersebut, walaupun sebenarnya tingkat efisiensi yang akan diperoleh akan jauh lebih tinggi dibandingkan biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan sebuah sistem.

Selain itu masih banyak perusahaan-perusahaan, terutama yang belum menerapkan ISO, tidak memiliki bisnis proses yang baku. Masih banyak terjadi, dimana satu karyawan memiliki pekerjaan rangkap di beberapa divisi yang berbeda, terutama pada perusahaan keluarga dimana hampir seluruh keputusan diambil oleh satu orang saja, hal ini menyebabkan sistem informasi tidak bisa diterapkan. Biasanya dalam penerapan suatu sistem informasi, langkah pertama adalah menganalisa ataupun memperbaiki bisnis proses yang sudah ada agar menjadi lebih baik. Oleh karena itu diperlukan seorang pimpinan perusahaan yang open minded, yang bisa menerima perkembangan teknologi, yang memiliki visi misi perusahaan untuk terus berkembang. Hal inilah yang merupakan modal dasar dalam penerapan sistem informasi, tanpa adanya hal tersebut, hasil terbaik tidak akan bisa didapat walaupun banyak biaya yang sudah dikeluarkan dan banyak hal yang sudah dikorbankan.

Faktor dominan lain yang menjadi penghalang adalah user, para karyawan, terutama generasi tua yang sudah terbiasa melakukan pekerjaan secara manual secara bertahun-tahun. Mereka sangat sulit menerima sistem baru yang akan diterapkan. Terlebih banyak diantara mereka yang “gaptek” dimana hampir tidak pernah bersentuhan dengan komputer. Hal ini akan menyebabkan ketakutan pada diri mereka jika sistem informasi diterapkan, mereka tidak dapat berbuat apa-apa dan menjadi tersingkir. Peran user terbesar adalah ketika sistem informasi selesai dibuat dan akan disosialiasikan. Kebanyakan perusahaan hanya memikirkan biaya pembuatan sistem informasi saja, padahal biaya untuk sosialisasi sistem biasa jauh lebih besar daripada biaya pembuatannya. Mayoritas user pada saat sosialisasi akan mencoba menghindar dan menolak dengan berbagai alasan seperti sibuk, tidak mengerti, nanti saja dll. Oleh karena itu diperlukan tindakan tegas dan teladan dari segenap direksi dan pimpinan manajerial untuk menerapkan sistem informasi secara menyeluruh, bahkan banyak perusahaan yang menerapkan ”jika tidak mau menggunakan sistem baru, silahkan mengundurkan diri”. Dengan adanya dorongan seperti ini maka mau tidak mau user akan menggunakan sistem informasi tersebut dan sistem informasi akan menjadi berguna bagi perusahaan, karena sebaik-baiknya suatu sistem informasi, jika tidak dipakai akan sia-sia belaka.

Contoh:
Guna mendukung ambisi menjadi distributor bahan bangunan terbesar di Indonesia, PT Kokoh Inti Arebama mengganti sistem TI inti buatan sendiri dengan aplikasi dari vendor besar. Awalnya sistem yang dibangun sendiri merupakan sistem yang sederhana dan hubungan antar cabangnya belum tersambung secara online. Tetapi seiring dengan kebutuhan yang semakin besar, maka mereka memutuskan untuk mencari suatu sistem yang bisa memenuhi kebutuhan dari sisi kontrol internal, serta informasi yang cepat dan akurat bagi manajemen. Setelah melakukan benchmarking dengan perusahaan lain yang sejenis, dan mengundang vendor solusi IT (SAP, Oracle dan Microsoft), akhirnya diputuskan untuk menggunakan solusi dari Microsoft. Karena solusi dari Microsoft ini dinilai cukup sesuai dengan kebutuhan dan sistem ini user-friendly.

Implementasi sistem ERP ini mempunyai sasaran yaitu pengintegrasian antara sistem logistik dengan sistem manajemen penjualan, pemasaran dan keuangan dan mengintegrasikan cabang-cabangnya. Dalam pengimplementasiannya tidak ada masalah dari para karyawan karena sistemnya yang sudah user-friendly, lagipula mereka juga telah mengantisipasi kemungkinan yang dapat menghambat seperti melakukan pendekatan antara lain dengan pemberian dukungan secara top-down ke semua jajaran operasional; mengadakan prapelatihan bagi kepala cabang dan administrasi sebelum dilakukan pelatihan untuk end-user; serta melakukan demo aplikasi ke seluruh user di cabang melalui kepala cabang.

Secara keseluruhan, melalui implementasi sistem ERP ini diharapkan tercipta suatu sistem kontrol yang baik dari pusat ke cabang. Karena segala sesuatunya dapat dimonitor dari pusat secara online dan real time melalui layar komputer. Melalui pola tersentralisasi ini, kantor pusat dapat memantau jenis barang yang dijual, kondisi stok barang hingga pemberian kredit ke pelanggan, serta pembuatan laporan keuangan menjadi lebih cepat. Dari sisi efisiensi, adanya peningkatan seperti waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan keputusan menjadi lebih cepat karena pelaporan dari cabang/gudang lebih cepat dan dapat dipantau secara langsung dari layar komputer.

Adapun rencana ke depannya dari PT Kokoh Inti Arebama ini adalah untuk Go Public. Untuk mendukung rencana tersebut, mereka terus melakukan pembenahan infrastruktunya seperti implementasi aplikasi bergerak lewat PDA, menggunakan aplikasi Sales Force Automation, pemanfaatan sistem Business Inteligence oleh manajemen untuk kebutuhan tren analisis dan pengambilan keputusan, penggunaan teknologi RFID di gudang untuk mempermudah administrasi di sistem, dan integrasi B2B dengan rekan kerjanya dan pelanggannya dengan penggunaan jaringan Internet untuk pemesanan barang. (SWA No. 26/XXIII/ 6-18 DESEMBER 2007)

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL Menkes: Keliru, Merokok Bikin Langsing

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL


Menkes: Keliru, Merokok Bikin Langsing

Bramirus Mikail | Asep Candra | Rabu, 1 Juni 2011 | 09:02 WIB
Dibaca: 2145
|
Share:
JAKARTA, KOMPAS.com — Merokok bukan lagi menjadi kebiasaan laki-laki, melainkan sudah merambah ke kalangan perempuan. Padahal, jika dilihat dari ketahanan tubuh, perempuan lebih rentan terkena penyakit yang ditimbulkan oleh asap rokok dan kandungan zat berbahaya yang ada di dalamnya.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengungkapkan, jika melihat persentase dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 pada penduduk yang berumur di atas 15 tahun, sebanyak 5,6 persen perempuan sudah aktif merokok. Sementara berdasarkan data Riskesdas 2010, prevalensi perokok perempuan di Indonesia mencapai 4,2 persen.
"Di masa saya, sedikit perempuan yang merokok. Karena pandangannya, perempuan yang merokok itu kurang baik. Tapi, sekarang enggak tahu saya. Kenapa jadi banyak perempuan merokok?" ujar Endang seusai peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di Taman Lalu Lintas, Cibubur, Selasa (31/5/2011).
Endang menduga bahwa ada keyakinan di masyarakat, khususnya perempuan, kalau merokok bisa membuat badan kurus. Selain itu, dengan merokok, nafsu makan bisa berkurang.
"Kalau seseorang ingin langsing terus merokok, itu salah," ujarnya.
Justru, menurutnya, merokok dapat membuat kulit menjadi cepat tua akibat paparan asap rokok. "Asap rokok yang kena kulit muka bisa buat kulit muka cepat tua, karena kulit muka itu jadi kering dan dia akan cepat keriput, cepat bertambah tua," tegasnya.
Endang menambahkan bahwa rokok bisa berakibat lebih fatal apabila perempuan tersebut sedang dalam kondisi hamil. Pasalnya, merokok saat hamil bisa mengakibatkan bayi dalam kandungan mengalami kecacatan. "Itu besar sekali angkanya," tutupnya.

NEWS & FEATURES / HOT TOPICS - ARTIKEL


Menkes: Keliru, Merokok Bikin Langsing

Bramirus Mikail | Asep Candra | Rabu, 1 Juni 2011 | 09:02 WIB
Dibaca: 2145
|
Share:
JAKARTA, KOMPAS.com — Merokok bukan lagi menjadi kebiasaan laki-laki, melainkan sudah merambah ke kalangan perempuan. Padahal, jika dilihat dari ketahanan tubuh, perempuan lebih rentan terkena penyakit yang ditimbulkan oleh asap rokok dan kandungan zat berbahaya yang ada di dalamnya.
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih mengungkapkan, jika melihat persentase dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 pada penduduk yang berumur di atas 15 tahun, sebanyak 5,6 persen perempuan sudah aktif merokok. Sementara berdasarkan data Riskesdas 2010, prevalensi perokok perempuan di Indonesia mencapai 4,2 persen.
"Di masa saya, sedikit perempuan yang merokok. Karena pandangannya, perempuan yang merokok itu kurang baik. Tapi, sekarang enggak tahu saya. Kenapa jadi banyak perempuan merokok?" ujar Endang seusai peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di Taman Lalu Lintas, Cibubur, Selasa (31/5/2011).
Endang menduga bahwa ada keyakinan di masyarakat, khususnya perempuan, kalau merokok bisa membuat badan kurus. Selain itu, dengan merokok, nafsu makan bisa berkurang.
"Kalau seseorang ingin langsing terus merokok, itu salah," ujarnya.
Justru, menurutnya, merokok dapat membuat kulit menjadi cepat tua akibat paparan asap rokok. "Asap rokok yang kena kulit muka bisa buat kulit muka cepat tua, karena kulit muka itu jadi kering dan dia akan cepat keriput, cepat bertambah tua," tegasnya.
Endang menambahkan bahwa rokok bisa berakibat lebih fatal apabila perempuan tersebut sedang dalam kondisi hamil. Pasalnya, merokok saat hamil bisa mengakibatkan bayi dalam kandungan mengalami kecacatan. "Itu besar sekali angkanya," tutupnya.

Rasa Takut Mati Bisa Memperburuk Kondisi Pasien Jantung

Jakarta, Pasien serangan jantung biasanya memiliki rasa takut terhadap kematian. Tapi rasa takut akan mati yang terus menerus bisa memberikan hasil yang buruk dalam proses penyembuhannya.

Peneliti dari London yang menganalisis 208 pasien jantung menilai tingkat ketakutan yang tinggi terhadap kematian bisa membuat kondisi jantungnya semakin parah. Hal ini karena stres yang dialami dapat meningkatkan kadar senyawa kimia TNF-alfa.

Kadar zat TNF-alfa yang lebih tinggi pada pasien serangan jantung terkait dengan peradangan dalam darahnya yang lebih tinggi. Dalam European Heart Journal peneliti mengungkapkan kadar zat kimia yang tinggi tersebut bisa memperburuk kondisi kesehatan.

"Respons inflamasi yang besar diketahui bisa merusak jantung dan meningkatkan risiko jangka panjang terhadap masalah jantung," ujar Andrew Steptoe dari British Heart Foundation, seperti dikutip dari BBCNews, Jumat (3/6/2011).

Selain menganalisa kadar emosional pasien, peneliti juga mengukur tingkat variabilitas jantung dan hormon stres kortisol selama 3 minggu setelah terjadinya serangan jantung.

Prof Steptoe yang mengerjakan studi ini mengungkapkan rasa takut akan mati bukan hanya suatu respons emosional, tapi dihubungkan dengan adanya perubahan biologis yang terjadi selama gangguan jantung akut.

Sementara itu Dr Mike Knapto selaku direktur medis dari British Heart Foundation menuturkan bahwa orang-orang yang paling menderita selama serangan jantung memiliki tingkat TNF-alfa yang lebih tinggi, sehingga berhubungan dengan adanya peradangan yang lebih besar dalam tubuhnya.

"Apa yang perlu dilakukan sekarang adalah membantu menghilangkan ketakutan pada pasien serangan jantung, sehingga diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih baik dalam jangka waktu panjang," ujar Dr Knapto.

Perayaan 1st Anniversary Aston Cengkareng

Jakarta - Sejumlah hiburan menarik dengan tema 'A Tribute to The Beatles' menjadi puncak acara ulang tahun Aston Cengkareng. Hotel yang berada di bawah manajemen Aston Internasional ini pun merayakannya dengan meriah.

Jumat (27/5), Aston Cengkareng City Hotel & Confrence Centre telah merayakan ulang tahun pertamanya yang bertempat di Diamond Ballrom lt. 6 Aston Hotel Cengkareng. Bertemakan 'A Tribute to The Beatles' sejumlah hiburan seperti musik dan tarian digelar.

Aston Internasional memasuki pasar Indonesia di akhir tahun 90-an dan kini menjadi salah satu perusahaan terdepan di Indonesia yang menawarkan jaringan Hotel, Kondotel, Resor, Serviced Apartments, dan Vila. Kini Aston International telah mengelola hotel bintang 5 - Grand Aston, hotel bintang 4 - Aston, hotel bintang 3 - Aston City Hotel dan Quest, serta hotel bintang 2 dengan brand Favehotel.

Aston Cengkareng City Hotel merupakan hotel bintang 3 yang berada di bawah jaringan Aston Internasional. Hotel ini memiliki 156 kamar yang terdiri dari kamar Superior, Deluxe, Junior Suite dan Executive Suite yang modern. Hotel ini juga melayani para tamunya di area Cengkareng dan perkembangan bisnis perjalanan di Bandara Internasional Jakarta dan konferensi serta wisatawan domestik dari daerah sekitarnya.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam ini, sangat meriah dan menghibur. Selain dimanjakan dengan berbagai macam hidangan langsung dari dapur Aston Cengkareng, para tamu juga disuguhkan beragam acara hiburan seperti drum light percussion, band komedi dan tarian special. Selain itu sejumlah penghargaan serta hadiah juga diberikan oleh Aston Internasional kepada mereka yang selalu mendukung hotel bintang 3 International ini selama kurang lebih satu tahun dan dikategorikan sebagai 'Top 5 Account'.

Thailand Siap Sambut Wisatawan di Bulan Ramadan

Jakarta - Meski ramadan belum tiba, namun negeri gajah putih ini telah mempersiapkan diri menyambut wisatawan yang akan datang saat bulan suci nanti. Selain hotel dan tempat rekreasi, sejumlah hotel dan restoran pun telah menyiapkan promosi khusus yang menarik bagi wisatawan muslim.

Thailand atau yang dikenal sebagai negeri gajah putih ini memang tidak main-main dalam menggarap pasar halal. Walaupun masyarakat muslim Thailand boleh dikatakan minoritas. Dari data akhir tahun 2010 saja diperkirakan muslim Thailand diperkirakan hanya sekitar 5% dari total 67 juta penduduk.

Seperti yang dilansir dari dubaichronicle.com, Tourism Authority of Thailand (TAT) telah berkerjasama dengan hotel-hotel serta industri pariwisata, untuk memikat wisatawan khususnya Timur Tengah agar tertarik datang ke Thailand. Paket pariwisata ini akan dikemas dengan penawaran khusus spesial ramadan dan beragam aktifitas menarik yang berkaitan selama bulan ramadan.

Misalkan saja untuk pelayanan di hotel-hotel. Selain disediakan penerima tamu yang dapat berbahasa Arab, para tamu juga bakal merasa nyaman layaknya di rumah sendiri dengan adanya fasilitas untuk menunaikan ibadah seperti sajadah dan juga arah kiblat. Faktor penting lainnya juga adalah disediakannya aneka menu halal untuk sahur dan berbuka puasa.

Menurut Mr. Pramoth Supyen, Direktur dari TAT alasan dibuatnya paket wisata ramadan ini adalah karena makin meningkatnya wisatawan muslim khususnya dari Timur Tengah yang datang ke Thailand. Meningkatnya wisatawan muslim dari tahun ke tahun tersebut membuat pemerintah merasa harus mengambil langkah serius untuk memanfaatkan peluang yang ada tersebut.

Para wisatawan juga dapat menikmati wisata ramadan dengan mengunjungi beberapa masjid bersejarah yang berdesain indah. Di Thailand terdapat ribuan masjid yang tersebar salah satu diantaranya yang terkenal adalah Taloh-manoh Mosque (Wadil-husen Mosque atau masjid 300 tahun). Selain itu ada pula Pattani Central Mosque yang terletak di Yarang Road, Pattani dikenal sebagai masjid terbesar di Thailand.

Selain berkeliling tak ketinggalan wisatawan juga bisa berbelanja sambil menikmati aneka jajanan kuliner halal Thailand. Gimana, tertarik untuk berwisata ramadan di Thailand?